TendanganBebas.com – 20 April 2026 | Pelatih tunggal tim putri Indonesia, Imam Tohari, tengah memusatkan seluruh perhatian pada intensitas latihan menjelang ajang bergengsi Uber Cup 2026. Kedatangan lebih awal di kota Horsens, Denmark, menjadi langkah strategis untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik Indonesia dalam menghadapi kompetisi internasional yang akan datang. Menurut sumber internal Tim Merah Putih, proses persiapan tidak hanya berfokus pada peningkatan teknik, melainkan juga pada pembentukan mental juara serta penyesuaian taktik melawan lawan-lawan kuat.
Sesaat setelah tiba di Horsens, Imam Tohari menggelar serangkaian sesi evaluasi fisik dan teknis bersama seluruh pemain inti. Evaluasi tersebut meliputi pengukuran kecepatan footwork, ketepatan smash, serta kestabilan dalam bertahan di net. Hasil evaluasi dijadikan dasar penyusunan program latihan mingguan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemain. “Kami ingin setiap pemain memiliki profil kebugaran yang optimal, sehingga saat turnamen tiba, mereka dapat bermain tanpa batas,” ujar Imam Tohari dalam sebuah pernyataan resmi.
Berikut adalah beberapa komponen utama dalam program latihan yang dirancang khusus untuk persiapan Uber Cup 2026:
- Latihan fisik terintegrasi: Sesi kardio, kekuatan otot inti, serta pliometri untuk meningkatkan daya ledak kaki.
- Sesi teknik intensif: Fokus pada variasi pukulan servis, drop, dan net kill, serta simulasi rally panjang.
- Pengembangan taktik tim: Analisis video lawan utama, penyesuaian formasi ganda, serta strategi penempatan pemain di lapangan.
- Pelatihan mental: Workshop visualisasi, teknik relaksasi, dan simulasi tekanan pertandingan tingkat tinggi.
Selain latihan di dalam ruangan, Imam Tohari memanfaatkan fasilitas lapangan outdoor di Horsens untuk meniru kondisi cuaca yang beragam. Hal ini dianggap penting mengingat Uber Cup 2026 diproyeksikan akan diselenggarakan di venue dengan iklim yang tidak menentu. Dengan berlatih di lingkungan yang berbeda, para pemain diharapkan dapat beradaptasi cepat saat menghadapi perubahan suhu atau angin selama pertandingan.
Selama proses persiapan, Imam Tohari juga menjalin kolaborasi dengan pelatih kebugaran lokal dan ahli gizi untuk memastikan pemain mendapatkan asupan nutrisi yang tepat. Menu harian dirancang agar mengoptimalkan pemulihan otot sekaligus meningkatkan stamina selama turnamen panjang. “Nutrisi yang tepat menjadi kunci utama dalam menjaga konsistensi performa pemain selama fase grup hingga final,” jelas Imam Tohari.
Pengalaman Imam Tohari sebagai pelatih utama tim putri sejak 2020 memberikan kepercayaan diri tambahan bagi para pemain. Di bawah asuhannya, tim telah mencatat sejumlah prestasi, termasuk perolehan medali perak pada kejuaraan Asia 2023. Keberhasilan tersebut menjadi modal psikologis yang kuat untuk menatap tantangan Uber Cup 2026, terutama menghadapi tim-tim kuat dari Jepang, Korea, dan China.
Tak hanya berfokus pada persiapan fisik dan taktik, Imam Tohari menekankan pentingnya kebersamaan tim. Sesi kebugaran kelompok, kegiatan rekreasi bersama, serta diskusi rutin tentang tujuan bersama menjadi bagian tak terpisahkan dari program. “Kekuatan tim terletak pada rasa saling percaya dan dukungan antar pemain,” ungkap Imam Tohari. “Kami ingin setiap anggota tim merasa menjadi bagian integral dari visi besar menjuarai Uber Cup.”
Menjelang akhir fase persiapan, tim akan mengadakan turnamen persahabatan melawan tim nasional Denmark dan Swedia yang juga berlatih di wilayah tersebut. Pertandingan uji coba ini diharapkan dapat mengasah kesiapan taktis sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai performa tim di panggung internasional. Imam Tohari menegaskan, hasil dari turnamen persahabatan tersebut akan menjadi acuan final dalam penentuan susunan pemain utama pada hari kompetisi.
Kesimpulannya, langkah proaktif Imam Tohari dalam menyiapkan tim putri Indonesia di Horsens menunjukkan komitmen tinggi untuk menorehkan prestasi di Uber Cup 2026. Dengan kombinasi latihan intensif, dukungan ilmiah, serta pembinaan mental yang kuat, harapan besar menanti para pemain untuk mengangkat bendera Merah Putih di kancah dunia badminton.





