TendanganBebas.com – 17 April 2026 | Manajemen Tangerang Hawks mengumumkan keputusan penting menjelang akhir musim IBL 2026, yaitu memutuskan kontrak dengan forward asing asal Amerika Serikat, Joshua Cunningham. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat struktur tim dan menyesuaikan taktik menjelang sisa kompetisi. Keputusan tersebut menandai babak baru bagi Hawks yang sedang berusaha mengejar posisi playoff dan menutup musim dengan performa yang lebih konsisten.
Sejak dimulainya musim ini, Tangerang Hawks berada di posisi menengah klasemen, dengan catatan kemenangan yang belum mampu menyaingi tim-tim papan atas. Pelatih kepala Tondi Raja Syailendra menegaskan pentingnya proses berbenah demi meningkatkan daya saing di lapangan. Dalam pernyataannya, ia menyoroti bahwa perubahan roster menjadi bagian integral dari strategi jangka pendek, terutama menjelang tahap krusial menjelang playoff.
Joshua Cunningham, yang bergabung dengan Hawks pada paruh pertama musim, dikenal karena kemampuan menyerang dari luar area dan fisik yang tangguh. Selama kehadirannya, ia mencatat rata-rata 12,3 poin per pertandingan, 4,1 rebound, serta 1,8 assist. Meskipun statistik tersebut terkesan memadai, performa tim secara keseluruhan tidak menunjukkan peningkatan signifikan. Selain itu, beberapa analis mengamati bahwa kehadiran Cunningham terkadang mengganggu alur permainan interior, terutama dalam koordinasi dengan pemain lokal yang menguasai posisi post.
Berikut beberapa faktor utama yang menjadi pertimbangan manajemen dalam mengambil keputusan pelepasan Joshua Cunningham:
- Kesesuaian taktik: Sistem permainan yang diusung oleh Tondi Raja kini lebih menekankan pada pergerakan cepat dan penetrasi interior, yang kurang selaras dengan gaya bermain perimeter‑centric Cunningham.
- Efisiensi finansial: Kontrak asing dengan nilai gaji tinggi memberikan beban anggaran yang signifikan, sehingga mengurangi fleksibilitas dalam merekrut pemain pendukung lainnya.
- Dinamika tim: Beberapa sesi latihan menunjukkan ketidakharmonisan antara Cunningham dengan pemain lokal, yang berpotensi menurunkan semangat kebersamaan.
Pelatih Tondi Raja Syailendra menyampaikan pandangannya secara terbuka. Ia menegaskan, “Keputusan ini bukanlah keputusan yang mudah, namun demi kepentingan tim secara keseluruhan, kami harus menyesuaikan susunan pemain dengan filosofi permainan yang kami anut. Kami tetap menghargai kontribusi Joshua selama berada di Hawks, dan berharap ia dapat menemukan peluang yang lebih cocok di tim lain.” Pernyataan tersebut mencerminkan sikap profesional serta menghormati kontribusi pemain asing meski harus berpisah.
Dampak langsung dari pelepasan ini akan terlihat pada roster yang kini lebih terbuka bagi pemain lokal maupun asing lainnya. Manajemen Hawks telah mengumumkan bahwa mereka tengah meninjau opsi transfer dan mengaktifkan slot pemain import yang tersedia. Fokus utama adalah menambah kedalaman pada posisi guard dan forward, sehingga rotasi pemain dapat lebih fleksibel dalam menghadapi lawan dengan gaya bermain beragam. Penggemar Hawks diharapkan tetap mendukung tim meski perubahan ini terjadi di tengah musim.
Secara keseluruhan, keputusan untuk melepaskan Joshua Cunningham menandakan tekad Tangerang Hawks dalam melakukan perombakan strategis demi meraih hasil yang lebih baik pada sisa musim IBL 2026. Dengan menyesuaikan susunan pemain sesuai filosofi pelatih, serta mengoptimalkan alokasi anggaran, tim berharap dapat meningkatkan sinergi di lapangan dan menutup musim dengan pencapaian yang lebih memuaskan. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa manajemen tidak ragu melakukan perubahan drastis bila diperlukan, demi kepentingan jangka panjang klub.





