TendanganBebas.com – 17 April 2026 | Toby Alderweireld, mantan bek kiri Tottenham Hotspur, mengeluarkan komentar tajam terkait performa dua pemain bek tengah klub, Cristian Romero dan Micky van de Ven. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Alderweireld menilai bahwa “pemain besar” yang dimiliki Tottenham belum mampu memberikan stabilitas defensif yang dibutuhkan pada fase krusial kompetisi Premier League.
Alderweireld, yang pernah menjadi andalan lini belakang Spurs pada masa kejayaan di bawah Antonio Conte, menyoroti ketidakkonsistenan Romero dan Van de Ven sebagai faktor utama mengapa Tottenham kini terperosok di zona degradasi. Menurutnya, “kita memiliki pemain dengan kualitas tinggi, tetapi mereka belum menunjukkan ketahanan mental dan konsistensi yang dibutuhkan dalam pertandingan-pertandingan penting.”
Spurs saat ini berada dua poin di bawah zona aman dengan enam pertandingan tersisa. Pada titik ini, klub menjadi satu-satunya tim di Premier League yang belum mencatatkan kemenangan pada tahun 2026, menambah tekanan pada manajemen dan pemain untuk segera bangkit.
Romero, bek tengah asal Argentina yang bergabung pada Januari 2024, diharapkan membawa kekuatan fisik dan agresivitas. Namun, dalam beberapa laga terakhir ia sering terjebak dalam posisi salah, memberi ruang bagi lawan untuk menembus pertahanan. Sementara itu, Micky van de Ven, bek asal Belanda yang menandatangani kontrak lima tahun pada musim panas lalu, masih dalam proses beradaptasi dengan ritme cepat liga Inggris. Kedua pemain ini, meski memiliki potensi besar, belum mampu memberikan konsistensi yang diharapkan.
Alderweireld menambahkan, “Saya mengerti bahwa adaptasi itu penting, tetapi ketika tim berada di ambang kebangkrutan, tidak ada ruang untuk kesalahan berulang. Kita butuh pemain yang bisa diandalkan setiap menitnya.”
Berikut beberapa data statistik defensif Tottenham dalam enam pertandingan terakhir:
- Rata‑rata tembakan yang dihadapi per pertandingan: 6,2
- Jumlah gol kebobolan: 9 (1,5 per pertandingan)
- Intersepsi oleh bek tengah: Romero (3), Van de Ven (2)
- Kesalahan individu yang berujung pada gol: 4 (Romero 2, Van de Ven 2)
Statistik tersebut memperlihatkan bahwa meskipun kedua bek tengah memiliki kontribusi dalam memutuskan serangan, mereka juga terlibat dalam kesalahan yang merugikan. Fans Spurs di media sosial pun mengungkapkan kekecewaannya, menuntut pelatih Antonio Conte untuk mengambil langkah tegas, baik dengan memberi kesempatan kepada pemain cadangan atau mencari opsi transfer di bursa musim dingin.
Di sisi lain, manajemen klub belum mengumumkan rencana signifikan terkait perbaikan lini belakang. Sementara itu, laporan internal menunjukkan bahwa pelatih sudah melakukan evaluasi intensif selama sesi latihan, mencoba menemukan kombinasi taktik yang dapat menutup celah defensif yang terlihat jelas.
Masalah defensif Tottenham tidak hanya terletak pada dua pemain tersebut. Kekurangan koordinasi antara lini pertahanan dan gelandang bertahan, serta kurangnya kepemimpinan di area penalti, menjadi faktor tambahan. Namun, Alderweireld menekankan bahwa peran utama tetap berada pada bek tengah, karena mereka menjadi tulang punggung dalam menahan serangan lawan.
Dalam konteks persaingan liga, posisi Spurs kini berada di antara tim‑tim yang berjuang untuk tetap berada di kelas satu, seperti Everton, Southampton, dan Newcastle United. Semua tim ini memiliki jadwal pertandingan yang menantang dalam dua minggu ke depan, termasuk pertemuan melawan tim-tim papan atas yang dapat menjadi ujian akhir bagi Tottenham.
Jika Spurs gagal memperbaiki pertahanan dalam sisa pertandingan, konsekuensi terburuk yang mungkin terjadi adalah degradasi ke Championship, yang akan berdampak signifikan pada pendapatan klub, reputasi, serta kemampuan untuk menarik pemain berkualitas di masa depan.
Alderweireld menutup dengan harapan bahwa klub akan segera mengambil langkah konkret. “Saya berharap manajemen dan pelatih dapat menilai kembali strategi mereka, memberikan kepercayaan pada pemain yang siap tampil, dan memastikan bahwa setiap menit di lapangan dihitung dengan tepat. Tottenham memiliki sejarah besar, dan kami tidak ingin melihatnya terpuruk lebih jauh,” ujarnya.
Dengan tekanan yang semakin meningkat, para pendukung Tottenham menantikan respons cepat dari pihak klub. Apakah Romero dan Van de Ven akan menemukan ritme yang tepat, ataukah Tottenham akan mencari alternatif di pasar transfer, masih menjadi pertanyaan yang menggantung di antara para pengamat sepak bola.






