TendanganBebas.com – 18 April 2026 | Legenda Juventus, Claudio Marchisio, baru-baru ini mengungkapkan rasa terkejutnya atas fakta bahwa Alessandro Del Piero, ikon klub yang telah mengukir sejarah, tidak pernah menjadi bagian dari struktur manajemen Juventus hingga saat ini. Pernyataan Marchisio muncul dalam sebuah wawancara eksklusif yang menyoroti dinamika internal klub dan harapan para penggemar terhadap eks‑eksekutif yang pernah menggeluti lapangan hijau.
Marchisio, yang selama lebih dari satu dekade menjadi tulang punggung lini tengah Juventus, menjelaskan bahwa selama masa transisinya dari pemain ke peran pundit dan konsultan, ia selalu mengira bahwa Del Piero, setelah pensiun, akan secara natural melangkah ke posisi eksekutif di klub. “Saya selalu membayangkan Del Piero sebagai figur yang akan mengisi kursi penting di manajemen Juventus, mengingat kontribusinya yang luar biasa selama bertahun‑tahun,” ujar Marchisio dengan nada serius.
Namun, kenyataan ternyata berbeda. Menurut Marchisio, Del Piero belum pernah ditunjuk sebagai petinggi atau anggota dewan direksi Juventus, meskipun nama dan reputasinya sering menjadi bahan spekulasi di kalangan media dan supporter. “Saya baru menyadari bahwa sampai kini tidak ada keputusan resmi yang menempatkan Del Piero dalam struktur kepemimpinan klub,” tambahnya.
Penjelasan ini memicu beragam reaksi di kalangan penggemar Juventus, yang selama ini berharap dapat melihat Del Piero berperan lebih aktif dalam menentukan arah masa depan tim. Beberapa pendukung berpendapat bahwa kehadiran legenda seperti Del Piero dalam manajemen dapat memberikan nilai tambah strategis, terutama dalam hal kebijakan pengembangan pemain muda dan hubungan dengan suporter.
Di sisi lain, pihak Juventus belum memberikan komentar resmi terkait pernyataan Marchisio. Klub memang dikenal sangat tertutup dalam urusan internal, terutama dalam proses rekrutmen pejabat tinggi. Meskipun demikian, spekulasi mengenai penempatan mantan pemain legendaris dalam manajemen tidaklah baru. Contohnya, klub-klub Eropa lainnya telah menempatkan mantan bintang mereka sebagai direktur olahraga atau konsultan senior, memanfaatkan pengalaman lapangan untuk meningkatkan keputusan strategis.
Analisis para pakar sepak bola menilai bahwa keputusan tidak menempatkan Del Piero dalam manajemen Juventus mungkin dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, Del Piero telah memilih untuk fokus pada kegiatan filantropi dan proyek pribadi di luar dunia sepak bola. Kedua, struktur manajemen Juventus saat ini sedang dalam fase restrukturisasi pasca skandal keuangan, sehingga prioritas mereka lebih pada stabilitas keuangan dan pemulihan citra.
Selain itu, Marchisio menekankan pentingnya peran mantan pemain dalam membantu transisi generasi baru. “Kami membutuhkan sosok yang tidak hanya mengerti taktik, tetapi juga budaya klub. Del Piero memang memiliki pemahaman itu, namun keputusan akhir tetap berada di tangan dewan direksi,” ujarnya.
Berita ini juga menambah catatan sejarah hubungan antara dua ikon Juventus: Marchisio, yang dikenal sebagai “Il Principino” (si pangeran kecil), dan Del Piero, julukan “Pinturicchio” (pelukis kecil). Kedua pemain tersebut pernah berbagi gelandang serta mencetak gol penting bagi tim, sehingga ikatan mereka tetap kuat meski kini berada di jalur karier yang berbeda.
Dalam menutup pernyataannya, Marchisio mengajak seluruh elemen Juventus, mulai dari manajemen, pemain, hingga suporter, untuk terus mendukung visi klub yang berorientasi pada kemajuan jangka panjang. Ia berharap bahwa keputusan manajerial yang akan datang dapat memanfaatkan pengalaman para legenda tanpa mengorbankan profesionalisme dan stabilitas organisasi.
Kesimpulannya, pengakuan Claudio Marchisio mengenai ketidakterlibatan Alessandro Del Piero dalam manajemen Juventus membuka kembali diskusi tentang peran legenda dalam struktur klub. Sementara Del Piero tetap menjadi figur yang dihormati oleh seluruh komunitas Juventus, keputusan strategis untuk menempatkannya di posisi eksekutif tetap menjadi hak prerogatif dewan direksi. Bagi para penggemar, harapan tetap menyala bahwa suatu saat nanti, nama Del Piero akan kembali terdengar tidak hanya di tribun, tetapi juga di ruang rapat klub.






