TendanganBebas.com – 26 April 2026 | Bek tengah asal Inggris, Fikayo Tomori, kembali menjadi sorotan publik setelah menyampaikan ambisinya yang jelas untuk masuk ke dalam skuad Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan media Liga Olahraga, menandai langkah penting dalam karier pemain yang kini berlabuh di Serie A bersama AC Milan.
Tomori, yang berusia 27 tahun, telah meniti kariernya melalui beberapa klub papan atas Eropa. Memulai debut profesionalnya bersama Chelsea pada musim 2016/2017, ia kemudian dipinjamkan ke beberapa tim termasuk Derby County dan Leicester City sebelum akhirnya menandatangani kontrak dengan AC Milan pada Januari 2023. Perpindahan ke Italia menjadi titik balik, memberikan Tomri kesempatan bermain secara reguler di level tertinggi dan memperlihatkan kualitas defensifnya yang solid.
Dalam sesi tanya jawab, Tomori menegaskan bahwa fokus utamanya kini bukan hanya pada performa klub, melainkan juga pada kontribusi bagi Timnas Inggris. “Saya ingin menjadi bagian dari skuad yang mewakili negara pada Piala Dunia 2026,” ujarnya. “Itu adalah mimpi yang sudah lama saya kejar, dan saya percaya dengan kerja keras serta konsistensi, saya dapat memberikan yang terbaik untuk tim.”
Tekad Tomori tidak muncul begitu saja. Selama tiga musim terakhir, ia telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam statistik pertahanan. Berikut beberapa data kunci yang menyoroti performanya di Serie A:
- Rata-rata intersepsi per pertandingan: 2,3
- Tackle sukses: 78%
- Blok tembakan: 1,1 per pertandingan
- Jumlah kartu kuning: 4 dalam 30 penampilan
Statistik tersebut menegaskan bahwa Tomori tidak hanya berperan sebagai penahan serangan, tetapi juga aktif dalam memulai serangan balik melalui distribusi bola yang akurat. Gaya permainan defensifnya yang agresif namun terkontrol membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi pelatih Gareth Southgate, yang saat ini tengah menyusun skuad untuk turnamen besar berikutnya.
Namun, jalan menuju pemilihan tidaklah mulus. Persaingan di posisi bek tengah Timnas Inggris sangat ketat, dengan nama-nama seperti Harry Maguire, John Stones, dan Raphael Varane yang juga menjadi kandidat utama. Tomori harus bersaing tidak hanya dengan kualitas pemain domestik, melainkan juga dengan mereka yang berpengalaman di liga-liga top Eropa.
Para analis sepak bola menilai bahwa kehadiran Tomori di Serie A dapat menjadi nilai tambah bagi pemilihan. “Bermain di Italia memberikan Tomori pengalaman taktis yang berbeda, terutama dalam hal organisasi pertahanan dan membaca permainan,” ujar seorang pengamat sepak bola senior. “Jika dia terus menunjukkan konsistensi, peluangnya untuk masuk ke dalam skuad final sangat besar.”
Selain performa di lapangan, Tomori juga menekankan pentingnya kondisi fisik dan mental. Ia mengaku menjalani program kebugaran khusus yang dirancang oleh tim medis AC Milan, termasuk latihan kekuatan, kecepatan, serta sesi pemulihan yang terstruktur. “Saya harus berada dalam kondisi puncak menjelang fase kualifikasi dan turnamen akhir,” tambahnya.
Penggemar Serie A dan pendukung Timnas Inggris menyambut positif pernyataan tersebut. Di media sosial, ribuan fans mengekspresikan dukungan mereka dengan hashtag #Tomori2026, berharap pemain muda ini dapat mengukir sejarah bersama tim nasional.
Jika ambisi Tomori terwujud, ia akan menjadi contoh bagi pemain Inggris lain yang berkarier di luar negeri, memperlihatkan bahwa kualitas kompetisi luar negeri dapat meningkatkan peluang masuk ke skuad nasional. Keberhasilan tersebut juga dapat memperkuat hubungan antara Serie A dan asosiasi sepak bola Inggris, membuka pintu bagi lebih banyak talenta muda untuk berkembang di kancah internasional.
Secara keseluruhan, pernyataan Fikayo Tomori menegaskan bahwa tekad, kerja keras, dan performa konsisten di level klub tetap menjadi kunci utama dalam meraih panggilan Timnas Inggris. Dengan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, mata dunia sepak bola akan terus memantau perkembangan Tomori, menantikan apakah ia akan berhasil menembus skuad elit Garuda Bercahaya.






