TendanganBebas.com – 18 April 2026 | Roberto De Zerbi menegaskan bahwa masa depannya di Tottenham Hotspur tidak akan tergantung pada hasil akhir klasemen Liga Premier, melainkan pada kualitas hubungan dan kepercayaan yang terjalin antara pelatih dan jajaran direksi klub. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif setelah kontrak lima tahun yang ditandatangani pada musim panas lalu, ketika Tottenham masih berada di posisi yang berisiko pada papan klasemen.
De Zerbi, yang sebelumnya dikenal atas keberhasilannya bersama klub-klub Italia seperti Sassuolo dan Brighton, menyoroti pentingnya keselarasan visi antara manajemen puncak dan staf teknis. “Jika semua pihak berada pada satu pemahaman yang kuat, hasil di lapangan menjadi konsekuensi alami,” ujar De Zerbi. “Tidak ada satu pun pelatih yang ingin dipertaruhkan hanya karena ancaman degrasi, namun saya percaya bahwa keputusan klub akan didasarkan pada apa yang kita capai bersama, bukan sekadar statistik akhir.”
Kontrak lima tahun yang diberikan kepada De Zerbi pada Juli 2023 mencerminkan keyakinan pemilik dan dewan direksi Tottenham terhadap potensi jangka panjang yang dimiliki pelatih asal Italia. Namun, sejak awal musim, Tottenham berada dalam zona pertempuran relegasi, menimbulkan tekanan ekstra bagi semua pihak. Meskipun demikian, De Zerbi menolak untuk mengaitkan masa depannya dengan hasil turun naik klasemen.
De Zerbi menambahkan bahwa ia telah mengadopsi pendekatan taktik yang menekankan pada penguasaan bola, pergerakan cepat, dan fleksibilitas formasi. Ia percaya bahwa jika para pemain dapat mengeksekusi filosofi permainan tersebut secara konsisten, hasil positif akan muncul secara natural, terlepas dari tekanan klasemen.
Manajemen Tottenham, yang dipimpin oleh pemilik ENIC Group dan direktur olahraga, tampaknya mendukung visi jangka panjang De Zerbi. Dalam pernyataan resmi klub, mereka menegaskan komitmen untuk menyediakan sumber daya yang diperlukan, termasuk kebebasan transfer dan pengembangan akademi, guna mewujudkan gaya bermain yang diusung sang pelatih.
Namun, tekanan eksternal tetap ada. Media Inggris dan pendukung klub terus memantau perkembangan tim setiap minggu, dengan sorotan khusus pada pertandingan melawan rival tradisional. Kegagalan untuk meraih poin penting dapat memicu spekulasi mengenai masa depan De Zerbi, meski ia menegaskan kembali bahwa keputusan akhir akan berada di tangan dewan.
Berikut beberapa poin penting yang diungkap De Zerbi mengenai hubungan dengan dewan:
- Komunikasi Terbuka: Pertemuan rutin antara pelatih dan manajemen untuk meninjau taktik, kebugaran pemain, dan kebutuhan transfer.
- Kesepakatan Visi: Kesepahaman bersama tentang gaya bermain yang ingin diterapkan serta target jangka panjang klub.
- Dukungan Finansial: Ketersediaan dana untuk memperkuat skuad sesuai dengan kebutuhan taktik yang diidentifikasi.
- Evaluasi Berkala: Penilaian kinerja tidak hanya dilihat dari posisi klasemen, tetapi juga dari perkembangan pemain muda dan implementasi filosofi permainan.
Selain itu, De Zerbi menekankan pentingnya stabilitas kepemilikan klub. “Jika ada perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan atau kepemimpinan, itu dapat mempengaruhi arah kebijakan klub. Namun, selama kepemilikan ENIC Group tetap konsisten, kami dapat melanjutkan rencana yang telah disepakati.”
Pengalaman De Zerbi di Premier League sebelumnya, yakni bersama Brighton & Hove Albion, menjadi landasan penting bagi ia dalam menghadapi tantangan di Tottenham. Di Brighton, ia berhasil menanamkan gaya permainan menyerang yang mengesankan, meskipun harus berhadapan dengan keterbatasan anggaran. Pengalaman tersebut memberi keyakinan bahwa ia dapat menyesuaikan taktiknya sesuai dengan kondisi sumber daya Tottenham.
Para analis sepak bola menilai bahwa pernyataan De Zerbi mencerminkan kepercayaan diri yang tinggi serta keinginan untuk menciptakan stabilitas jangka panjang di klub. Mereka menambahkan bahwa, meskipun tekanan relegasi nyata, klub akan lebih mengutamakan proses pembangunan tim daripada reaksi impulsif yang dapat merusak kontinuitas.
Sejauh ini, Tottenham telah melakukan beberapa pergerakan di pasar transfer, termasuk akuisisi pemain sayap berpengalaman dan penambahan pemain muda berbakat. De Zerbi menilai bahwa kualitas kedalaman skuad menjadi faktor penentu dalam mengatasi jadwal padat Liga Premier.
Kesimpulannya, masa depan De Zerbi di Tottenham tidak hanya tergantung pada hasil akhir klasemen musim ini, melainkan pada sejauh mana ia dapat menjaga sinergi dengan dewan, mewujudkan visi taktik, dan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Jika hubungan kerja yang harmonis tetap terjaga, peluang bagi De Zerbi untuk melanjutkan kontrak lima tahunnya tetap terbuka, terlepas dari apakah Tottenham berhasil mengamankan tempat di Liga Premier atau terpaksa berjuang di divisi yang lebih rendah.






