TendanganBebas.com – 24 April 2026 | Legenda bulu tangkis Datuk Seri Lee Chong Wei menegaskan keyakinannya bahwa pemain ganda andalan M Thinaah dapat memimpin skuad junior Indonesia dalam ajang Piala Uber 2026 yang digelar di Horsens, Denmark. Tanpa kehadiran pasangan setianya Pearly Tan, M Thinaah dipandang memiliki pengalaman dan kepemimpinan yang cukup untuk mengarahkan para pemain muda yang masih dalam tahap pembelajaran internasional.
Pelatihan intensif telah dijalankan sejak awal tahun, dengan fokus pada taktik ganda, kecepatan di lapangan, serta koordinasi mental. Lee Chong Wei, yang pernah menjadi ikon dunia bulu tangkis, menyatakan bahwa peran veteran seperti M Thinaah sangat penting untuk menyalurkan pengetahuan praktis kepada generasi berikutnya. “Saya yakin M Thinaah mampu menjadi mentor yang disiplin sekaligus menginspirasi para junior,” ujarnya dalam konferensi pers pra-turnamen.
Tim junior Indonesia terdiri dari delapan pemain yang dipilih melalui seleksi ketat pada Kejuaraan Nasional. Mereka mencakup nama-nama muda yang telah menunjukkan prestasi di level junior Asia, namun masih minim pengalaman di panggung dunia. Berikut adalah daftar pemain yang akan berkompetisi bersama M Thinaah:
- Adhi Pratama
- Siti Nurhaliza
- Daffa Pratama
- Yulia Widiastuti
- Rizky Pratama
- Maria Sari
- Andi Saputra
- Fitriani Putri
Para pemain ini diharapkan dapat menambah kedalaman skuad serta memberikan opsi taktik yang fleksibel. M Thinaah, yang berusia 27 tahun, telah menorehkan sejumlah pencapaian di level senior, termasuk medali perak di Kejuaraan Asia 2022. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam membimbing para junior menghadapi tim-tim kuat seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.
Turnamen Piala Uber 2026 sendiri merupakan kompetisi beregu putri paling bergengsi di dunia bulu tangkis. Horsens menjadi tuan rumah pertama untuk edisi kali ini, dengan fasilitas modern dan lapangan berstandar internasional. Jadwal pertandingan dimulai pada hari Jumat, dengan grup pertama melibatkan Indonesia, Jepang, Denmark, dan Thailand.
Strategi yang dipersiapkan oleh pelatih kepala, Budi Santoso, menekankan pada permainan cepat di net dan serangan balik yang tajam. “Kami tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kecerdasan taktik. M Thinaah akan menjadi ujung tombak dalam mengimplementasikan rencana tersebut,” tambah Budi dalam rapat taktik.
Selain tantangan teknis, mentalitas juga menjadi fokus utama. Lee Chong Wei menekankan pentingnya menjaga ketenangan di saat-saat krusial, terutama ketika menghadapi tekanan dari lawan berpengalaman. “Para junior harus belajar mengelola emosi, karena itu kunci untuk meraih kemenangan di level tertinggi,” ungkapnya.
Dengan kombinasi pengalaman M Thinaah, bimbingan Lee Chong Wei, serta semangat juang para pemain muda, harapan tinggi ditempatkan pada tim Indonesia. Meskipun mereka dianggap underdog, potensi kejutan tetap terbuka lebar. Penampilan mereka di Piala Uber 2026 akan menjadi barometer perkembangan bulu tangkis perempuan Indonesia ke depan.


