TendanganBebas.com – 26 April 2026 | Bek kiri berusia 28 tahun, Mathias Olivera, kembali menjadi sorotan utama dunia transfer sepak bola pada musim panas ini. Setelah sempat dilirik pada bursa Januari lalu, pemain asal Uruguay tersebut kini masuk radar Nottingham Forest yang tengah berupaya menambah kualitas lini belakang mereka dengan merekrut sang pemain dari Napoli.
Olivera menandatangani kontrak dengan Napoli pada tahun 2019 dan sejak itu menjadi bagian penting dari pertahanan tim Serie A. Dengan gaya bermain agresif, kemampuan menutup ruang, serta keahlian dalam mengoper bola dari belakang, ia telah memperkuat skuad Napoli dalam berbagai kompetisi, termasuk Liga Champions. Penampilan konsisten selama dua musim terakhir menjadikannya kandidat ideal bagi klub Premier League yang tengah mencari solusi di posisi bek kiri.
Nottingham Forest, yang baru kembali bersaing di Liga Premier setelah promosi, mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk menambah kedalaman pada lini pertahanan. Kelemahan di sisi sayap kiri menjadi titik lemah yang kerap dimanfaatkan lawan, sehingga pencarian pemain berpengalaman seperti Mathias Olivera menjadi prioritas strategis. Menurut sumber internal klub, manajer Forest berharap Olivera dapat beradaptasi cepat dengan intensitas fisik Liga Inggris.
Negosiasi antara kedua belah pihak telah memasuki fase lanjutan. Perwakilan Napoli menyatakan bahwa klub Italia terbuka untuk membicarakan nilai transfer, namun menekankan pentingnya mendapatkan kompensasi yang adil mengingat sisa kontrak Olivera yang masih berlanjut hingga 2025. Sementara itu, Nottingham Forest dilaporkan menyiapkan tawaran awal yang mencakup pembayaran tunai serta klausul penambahan berdasarkan performa pemain.
Berbagai media Italia dan Inggris menyebutkan bahwa nilai transfer potensial berada di kisaran 15 hingga 20 juta euro. Angka tersebut dianggap wajar mengingat profil Olivera yang telah terbukti di level top Eropa. Jika kesepakatan tercapai, Forest akan menambah satu pemain berkelas internasional ke dalam skuad mereka, sementara Napoli dapat mengalokasikan dana untuk merekrut pengganti atau mengoptimalkan struktur gajinya.
Selain aspek finansial, faktor pribadi juga menjadi pertimbangan penting. Olivera diketahui menginginkan tantangan baru dan pengalaman bermain di Liga Premier yang terkenal dengan kecepatan serta fisik yang menantang. Pernyataan resmi dari agen pemain menegaskan bahwa sang bek terbuka untuk pindah ke Inggris asalkan klub yang bersangkutan mampu menawarkan jaminan bermain yang konsisten dan paket kontrak yang kompetitif.
Dalam beberapa pekan ke depan, kedua klub dijadwalkan mengadakan pertemuan lanjutan untuk menegosiasikan detail akhir. Jika semua berjalan sesuai rencana, proses administrasi transfer dapat selesai sebelum jendela pendaftaran musim panas dibuka pada awal Juli. Penggemar Nottingham Forest sudah mulai mengantisipasi kehadiran Olivera, terutama melalui forum daring dan grup media sosial yang membahas potensi dampaknya pada formasi tim.
Secara taktik, penambahan Mathias Olivera diharapkan memberikan fleksibilitas bagi pelatih Forest dalam mengimplementasikan sistem permainan yang lebih dinamis. Kemampuannya dalam menekan lawan, serta kecepatan dalam melakukan overlapping, dapat membuka peluang serangan lewat sisi kiri, sekaligus menambah kestabilan ketika tim beralih ke bertahan.
Di sisi lain, Napoli akan kehilangan salah satu bek kiri yang cukup andal. Namun, klub Napoli telah menyiapkan beberapa alternatif, termasuk mempromosikan pemain muda dari akademi serta mencari reinforcemen lain di pasar musim panas. Keputusan akhir akan bergantung pada hasil negosiasi serta kepuasan semua pihak yang terlibat.
Kesimpulannya, Mathias Olivera berada di persimpangan penting kariernya. Dengan ketertarikan kuat dari Nottingham Forest dan proses negosiasi yang sudah berjalan, peluang transfer ke Liga Premier tampak semakin nyata. Bagi Forest, kedatangan Olivera dapat menjadi katalisator untuk memperkuat lini belakang dan meningkatkan performa di kompetisi domestik. Bagi Napoli, penjualan ini menjadi peluang untuk merestrukturisasi skuad dan menyiapkan strategi jangka panjang.





