TendanganBebas.com – 25 April 2026 | Oliviyah Edwards South Carolina resmi mengumumkan keputusannya untuk bergabung dengan program basket putri South Carolina pada siklus rekrutmen 2026, setelah sebelumnya terikat pada komitmen dengan Tennessee. Keputusan ini menjadi sorotan utama dalam dunia basket wanita NCAA, mengingat prestasinya sebagai forward bintang lima yang sangat diincar oleh banyak program top.
Edwards, yang berasal dari kota kecil di Tennessee, menapaki karirnya sejak jenjang menengah dengan menampilkan statistik mengesankan: rata‑rata 16,8 poin per pertandingan, 9,3 rebound, serta 2,1 blok per game. Ia menjadi pilihan pertama dalam daftar All‑American Freshman pada tahun 2023, dan sejak itu terus mengukir prestasi di tingkat high school dan AAU, termasuk memimpin timnya meraih gelar state championship dua kali beruntun.
- Rata‑rata poin: 16,8 ppg
- Rata‑rata rebound: 9,3 rpg
- Blok per game: 2,1 bpg
- Penghargaan All‑American Freshman 2023
- Juara state championship (2022, 2023)
Awalnya, Edwards menandatangani National Letter of Intent (NLI) dengan University of Tennessee, sebuah program yang berada dalam proses revitalisasi di bawah asuhan pelatih baru. Namun, perubahan kepemilikan hak atas NLI dan kebijakan transfer yang lebih fleksibel dari NCAA memungkinkan atlet untuk mengajukan permohonan pembebasan komitmen tanpa penalti, sehingga membuka peluang bagi Edwards untuk meninjau kembali pilihan karirnya.
Keputusan pindah ke South Carolina tidak lepas dari daya tarik program Gamecocks yang dipimpin oleh pelatih legendaris Dawn Staley. Staley, yang memegang gelar juara NCAA 2017 serta medali perak Olimpiade 2020, telah membangun sebuah kultur kemenangan yang mengedepankan pengembangan pemain interior. Edwards menyatakan bahwa filosofi permainan Gamecocks, yang menekankan pertahanan ketat dan transisi cepat, selaras dengan gaya bermainnya sebagai forward agresif.
Penambahan Edwards ke dalam skuad South Carolina diproyeksikan memberikan dampak signifikan pada kedalaman frontcourt. Dengan kehadiran pemain bintang lima, Gamecocks diperkirakan dapat meningkatkan rata‑rata poin dalam paint dan memperkuat pertahanan di area rebounding. Analis mengantisipasi bahwa Edwards dapat berkolaborasi dengan pemain senior seperti Zia Cooke dan Aisha Sheppard, menciptakan kombinasi serangan yang lebih beragam.
Reaksi dari komunitas basket segera mengalir. Penggemar Gamecocks menyambut keputusan ini dengan antusias, menyebut Edwards sebagai “pencuri hati” yang akan mengangkat tim kembali ke peringkat teratas konferensi SEC. Sementara itu, media olahraga menilai bahwa kehilangan Edwards menjadi pukulan berat bagi Tennessee, yang kini harus mencari pengganti untuk mengisi kekosongan di posisi forward.
Secara keseluruhan, perpindahan Oliviyah Edwards South Carolina menandai salah satu pergerakan rekrutmen paling berpengaruh di tahun 2026. Keputusan ini tidak hanya memperkuat roster Gamecocks, tetapi juga menegaskan tren kebebasan atlet dalam menentukan jalur karir di era transfer modern NCAA. Para pengamat memprediksi bahwa kehadirannya akan membantu South Carolina menargetkan gelar nasional dalam dua atau tiga musim ke depan.

