TendanganBebas.com – 18 April 2026 | Pertandingan Liga 1 pekan ini menyajikan drama menegangkan ketika Pesut Etam mengunjungi stadion di Parepare. Tim asuhan Borneo FC menampilkan permainan agresif sejak peluit awal, menandai ambisi mereka untuk menancapkan diri di puncak klasemen. Kemenangan 2-1 atas lawan tangguh menegaskan bahwa harapan untuk menggapai posisi teratas bukan sekadar impian, melainkan tujuan yang semakin realistis.
Sejak kickoff, Pesut Etam menguasai lini tengah dengan pressing tinggi, memaksa lawan melakukan kesalahan di area pertahanan. Gol pertama tercipta pada menit ke-23 melalui tendangan bebas yang dieksekusi dengan presisi oleh gelandang nomor dua. Bola melengkung melewati tembok pertahanan, menampar gawang lawan dan menimbulkan euforia di tribun penonton.
Tak lama setelah itu, tim tuan rumah mencoba membalas, namun serangan balik cepat Pesut Etam kembali memberikan peluang emas. Pada menit ke-38, striker utama menyiapkan satu-dua tipuan, menembus dua bek, dan melepaskan tembakan keras ke sudut atas kiri gawang, memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Gol tersebut tidak hanya menambah angka pada papan skor, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri seluruh skuad.
Bagian kedua pertandingan menampilkan perlawanan sengit dari tim tuan rumah. Pada menit ke-55, mereka berhasil memotong satu gol lewat serangan balasan cepat, memaksa Pesut Etam menurunkan intensitas. Pelatih Borneo FC kemudian melakukan pergantian taktis, memperkenalkan pemain sayap yang lebih cepat untuk mengembalikan ritme menyerang. Perubahan strategi terbukti efektif, karena pada menit ke-78, gelandang kreatif berhasil mengirimkan umpan terobosan yang diakhiri dengan penyelesaian satu sentuhan oleh penyerang sayap, menegaskan kembali keunggulan 2-1.
Kemenangan ini membawa Pesut Etam naik ke posisi kedua klasemen, hanya terpaut satu poin dari pemuncak. Statistik terbaru menunjukkan bahwa tim ini mencatat rata-rata penguasaan bola 58% dan tembakan tepat sasaran 7 kali, mengungguli rata-rata lawan. Di sisi lain, PSM Makassar yang berada di urutan ketiga kini menjadi lawan berikutnya yang harus dihadapi dalam rangkaian pertandingan pekan ini.
Pertandingan mendatang di Parepare menjanjikan duel menarik antara dua tim yang sama-sama mengincar gelar juara. PSM Makassar, dengan formasi 4-3-3 yang fleksibel, dikenal memiliki lini serang tajam serta pertahanan yang disiplin. Sementara itu, Pesut Etam berencana mempertahankan pola permainan menekan tinggi dan memanfaatkan kecepatan sayap. Kedua pelatih diperkirakan akan mengatur taktik yang memaksimalkan keunggulan masing-masing, menjadikan laga selanjutnya sebagai ujian ketangguhan mental dan fisik.
Pelatih Borneo FC dalam konferensi pers pasca pertandingan menegaskan pentingnya konsistensi. “Kami harus tetap fokus pada setiap laga, tidak menganggap enteng lawan manapun. Kemenangan di Parepare menunjukkan bahwa kerja keras kami mulai membuahkan hasil, namun tantangan berikutnya jauh lebih berat,” ujar sang teknikal. Ia menambahkan bahwa persiapan fisik dan mental telah ditingkatkan menjelang pertemuan dengan PSM, mengingat intensitas pertandingan yang akan semakin tinggi.
Di sisi lain, kapten Pesut Etam mengungkapkan rasa syukur kepada para suporter yang selalu memberikan dukungan penuh. “Suporter di Parepare memberikan energi luar biasa. Kami berjanji akan terus memberikan penampilan terbaik untuk mengangkat nama klub ke puncak klasemen,” katanya dengan semangat.
Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga meningkatkan moral tim menjelang fase krusial akhir musim. Jika Pesut Etam mampu mempertahankan performa ini, peluang untuk merebut gelar juara Liga 1 semakin terbuka lebar. Semua mata kini tertuju pada laga berikutnya, di mana strategi, keuletan, dan keberanian akan menjadi penentu utama.





