TendanganBebas.com – 26 April 2026 | AS Roma berhasil membalikkan nasib pada laga pekan ini setelah menelan kekalahan tipis melawan Bologna di fase grup Liga Europa beberapa minggu lalu. Pertandingan kembali digelar di Stadio Renato Dall’Ara, kota Bologna, pada Selasa malam, dan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan sang tuan rumah.
Gol pertama tercipta pada menit ke-23 melalui aksi menembak jarak jauh Luka Jović yang memanfaatkan umpan terobosan dari Lorenzo Pellegrini. Gol tersebut menjadi pembuka yang penting karena menegaskan dominasi Roma di babak pertama. Bologna mencoba bangkit dengan serangan balik, namun pertahanan Roma yang dipimpin oleh Chris Smalling tetap kokoh.
Pada menit ke-58, Roma menambah keunggulan lewat serangan terkoordinasi antara Nicolo Zaniolo dan Tammy Abraham. Abraham menyelesaikan peluang dengan satu tendangan kaki kanan yang menyeberang ke sudut gawang, menjadikan skor menjadi 2-0. Gol kedua itu membuat tekanan pada Bologna meningkat, memaksa pelatih mereka, Thiago Motta, melakukan pergantian pemain untuk mencari keseimbangan.
Namun, Bologna tidak tinggal diam. Pada menit ke-78, pemain sayap kiri mereka, Riccardo Orsolini, menembus pertahanan Roma dan mengirimkan umpan silang ke arah dalam kotak penalti. Bola tersebut ditangkapi oleh Riccardo Orsolini sendiri setelah pergerakan cepat, menyamakan kedudukan menjadi 2-1. Gol balasan itu menambah tensi hingga akhir pertandingan.
Di menit-menit akhir, Roma berusaha mengamankan kemenangan melalui serangan tambahan. Meski beberapa peluang tercipta, kiper Bologna, Francesco Bardi, tampil sigap dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk satu reflex save pada tembakan jarak dekat dari Gianluca Mancini di menit ke-89.
Pelatih Roma, José Mourinho, memberikan pujian kepada timnya, terutama pada disiplin taktis dan kerja keras pemain muda. “Kami belajar dari kekalahan di Liga Europa. Kali ini, kami menampilkan mentalitas pemenang dan mengeksekusi rencana dengan baik,” ujar Mourinho dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Di sisi lain, Thiago Motta menilai bahwa kekalahan tersebut menambah beban mental pada skuadnya, namun ia tetap optimis. “Kami masih memiliki waktu untuk memperbaiki posisi di klasemen Serie A. Kami harus bangkit dan memperbaiki performa,” kata Motta.
- Penampilan terbaik: Luka Jović (2 gol dan 1 assist)
- Skor akhir: Roma 2 – 1 Bologna
- Statistik penguasaan bola: Roma 58%, Bologna 42%
- Kartu kuning: 4 (2 Roma, 2 Bologna)
Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting bagi Roma di klasemen Serie A, tetapi juga memberikan dorongan moral yang sangat dibutuhkan menjelang laga berikutnya di Liga Europa. Dengan tiga poin tambahan, Roma kini menempati posisi keempat, bersaing ketat dengan AC Milan dan Napoli untuk melaju ke zona Liga Champions.
Secara statistik, Roma mencatat tembakan ke arah gawang lebih banyak (14 tembakan, 6 di antaranya tepat sasaran) dibandingkan Bologna (8 tembakan, 3 tepat sasaran). Tingkat akurasi tembakan Roma mencapai 43%, sedangkan Bologna hanya 38%.
Dengan hasil ini, harapan para pendukung Roma untuk melaju lebih jauh di Liga Europa menjadi lebih realistis. Tim asuhan Mourinho kini menatap fase knockout dengan percaya diri, mengingat pelajaran berharga yang didapat dari kekalahan sebelumnya.
Kesimpulannya, kemenangan 2-1 atas Bologna menjadi bukti bahwa Roma dapat bangkit dari kegagalan, mengembalikan semangat juang, dan kembali menjadi ancaman serius baik di liga domestik maupun kompetisi Eropa.






