TendanganBebas.com – 02 Agustus 2026 | Guillem Vives, point guard asal Catalonia, mengungkapkan rasa kecewa atas perlakuan klub asalnya, Barcelona, menjelang kepindahannya ke Casademont Zaragoza. Keputusan tersebut menandai babak baru dalam karier sang pemain yang akan berlangsung hingga tahun 2028.
Setelah menamatkan masa kontraknya bersama Joventut Badalona pada musim 2022-2023, Vives kembali menegaskan niatnya untuk mengembangkan karier di level tertinggi Liga ACB Spanyol. Meskipun sempat kembali ke Barcelona pada tahun 2021, hubungan profesional antara pemain dan manajemen klub tidak berjalan sesuai harapan. Vives menyatakan bahwa ekspektasi yang tidak terpenuhi serta komunikasi yang kurang transparan menjadi faktor utama kekecewaannya.
“Saya merasa tidak mendapatkan kejelasan tentang peran saya ke depan, serta kurangnya dukungan dalam proses pengembangan kemampuan,” ujar Vives dalam sebuah konferensi pers tertutup. “Saya menghargai kesempatan yang diberikan, namun saya perlu berada di lingkungan yang memberi ruang bagi pertumbuhan saya sebagai pemain senior.”
Keputusan untuk menandatangani kontrak dengan Casademont Zaragoza datang setelah serangkaian pertemuan antara perwakilan pemain dan manajemen Zaragoza. Kontrak tersebut mencakup periode lima tahun, menandakan kepercayaan klub terhadap kemampuan Vives untuk menjadi figur kunci di lini guard.
Berikut rangkaian perjalanan karier Guillem Vives yang menonjol:
- 2012-2014: Bergabung dengan akademi basket FC Barcelona, meniti karier junior.
- 2014-2021: Bermain untuk tim junior dan tim cadangan Barcelona, sekaligus dipinjamkan ke klub lain untuk menambah pengalaman.
- 2021-2023: Kembali ke Barcelona, namun mengalami penurunan menit bermain dan peran yang tidak konsisten.
- 2023: Menandatangani kontrak dengan Casademont Zaragoza hingga 2028, mengakhiri hubungan dengan Barcelona.
Para analis basket menilai langkah Vives sebagai keputusan strategis yang dapat mengembalikan momentum kariernya. Zaragoza, yang sedang berupaya memperkuat skuad untuk bersaing di papan atas liga, melihat Vives sebagai sosok yang dapat menambah kreativitas serangan serta stabilitas pertahanan.
Selain faktor profesional, Vives juga menyoroti pentingnya dukungan psikologis dan kebersamaan tim. “Saya ingin berada di tempat di mana pemain merasa dihargai tidak hanya karena statistik, tetapi juga atas kontribusi mereka dalam suasana tim,” tambahnya.
Dengan kontrak jangka panjang, Vives diharapkan menjadi pionir perubahan taktik Zaragoza, khususnya dalam mengoptimalkan kecepatan permainan dan penempatan tembakan tiga angka. Statistik Vives selama tiga musim terakhir mencatat rata-rata 12,4 poin per pertandingan, 4,8 assist, dan 2,1 steal, menunjukkan kemampuannya berkontribusi secara menyeluruh.
Kepindahan ini juga menjadi sorotan bagi Barcelona, yang kini harus mencari pengganti yang dapat mengisi posisi point guard dengan kualitas serupa. Manajemen klub belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perpisahan tersebut.
Secara keseluruhan, keputusan Guillem Vives meninggalkan Barcelona mencerminkan dinamika profesional dalam dunia basket Eropa, di mana pemain dan klub harus saling menemukan sinergi yang tepat. Vives kini menatap tantangan baru bersama Casademont Zaragoza, dengan harapan dapat menorehkan prestasi lebih tinggi dan mengukir sejarah baru dalam kariernya.


