Como Menimbulkan Kontroversi dengan Aturan Baru Stadion

oleh -0 Dilihat

TendanganBebas.com – 04 Agustus 2026 | Como, tim unggulan Serie A musim lalu, telah memicu kontroversi di kalangan pendukungnya dengan mengumumkan aturan baru yang sangat ketat. Menurut aturan ini, pendukung yang tidak hadir di delapan kali pertandingan kandang akan kehilangan tiket musim mereka.

Aturan ini juga melarang pendukung mengenakan baju atau kaus lawan di dalam stadion, kecuali di ruang penonton lawan. Ini adalah langkah yang sangat ekstrem dan telah menimbulkan kekecewaan di kalangan pendukung.

Baca juga:

Chairman Como, Giacomo Ricci, mengatakan bahwa aturan ini bertujuan untuk meningkatkan kehadiran pendukung di stadion. Namun, banyak orang yang tidak menyetujui aturan ini dan menganggapnya sebagai bentuk diskriminasi.

Baca juga:

Como adalah tim yang sangat sukses musim lalu, dengan mencapai Champions League untuk pertama kalinya. Namun, aturan baru ini telah menimbulkan kontroversi dan kekecewaan di kalangan pendukung.

Baca juga:

Para pendukung Como telah mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial dan telah menandatangani petisi untuk membatalkan aturan baru ini. Namun, masih belum jelas apakah aturan ini akan diubah atau tidak.

Baca juga:

Aturan baru ini telah menimbulkan kontroversi dan kekecewaan di kalangan pendukung. Banyak orang yang merasa bahwa aturan ini tidak adil dan bahwa Como harus mencari cara lain untuk meningkatkan kehadiran pendukung di stadion.

Baca juga:

Tentang Penulis: Tiban Tampanatu Tampanatu

Gambar Gravatar
Kita dulu sering lihat Tiban ngopi di sudut kafe Tangerang, sambil mengorek catatan dari tumpukan buku sejarah yang selalu menemaninya sejak kecil di rumah penuh percakapan wartawan. Pada 2019, ia meluncur ke dunia menulis, menggabungkan rasa penasaran akan masa lalu dengan adrenalin turnamen e‑sports yang selalu jadi bahan lelucon di antara kami. Sekarang, setiap karyanya terasa seperti cerita lama yang dibalut dengan semangat digital, membuat pembaca betah berlama‑lama mengulik tiap barisnya.