Tottenham Menolak Tawar Menarik Folarin Balogun dari AS Monaco

oleh -0 Dilihat

TendanganBebas.com – 13 Agustus 2026 | Tottenham Hotspur telah menegaskan bahwa mereka tidak sedang memburu Folarin Balogun, bekas pemain Arsenal yang saat ini bermain untuk AS Monaco. Keputusan ini datang setelah kartu merah yang diterimanya di Piala Dunia yang sempat menjadi sorotan media.

Folarin Balogun, yang saat ini berusia 21 tahun, telah menjadi salah satu nama yang paling banyak dibicarakan dalam dunia transfer di akhir tahun ini. Pemain ini telah menunjukkan potensi yang besar di AS Monaco, dan banyak tim telah menarik perhatiannya.

Baca juga:

Tottenham Hotspur, yang baru saja menyelesaikan musim 2022-2023 dengan hasil yang cukup bagus, telah menegaskan bahwa mereka tidak akan memburu Folarin Balogun. Keputusan ini datang setelah tim tersebut telah menyelesaikan musim dengan kekuatan yang solid, dan mereka tidak melihat kebutuhan untuk menambahkan pemain baru di tengah.

Baca juga:

Keputusan ini juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti strategi klub dan prioritas transfer. Tottenham Hotspur telah menunjukkan bahwa mereka lebih tertarik untuk menambahkan pemain yang dapat membantu tim mereka mencapai tujuan yang lebih tinggi, seperti merebut gelar Liga Inggris.

Baca juga:

Keputusan ini juga dapat memberikan peluang bagi AS Monaco untuk menahan Folarin Balogun. Pemain ini telah menjadi salah satu nama yang paling penting di tim tersebut, dan keputusan Tottenham Hotspur untuk tidak memburunya dapat memberikan keamanan bagi Folarin Balogun untuk tetap bermain di AS Monaco.

Baca juga:

Jika Anda berminat untuk mengetahui lebih lanjut tentang Folarin Balogun dan Tottenham Hotspur, pastikan Anda untuk mengikuti berita terbaru dan update terkini di dunia sepak bola.

Baca juga:

Tentang Penulis: Tiban Tampanatu Tampanatu

Gambar Gravatar
Kita dulu sering lihat Tiban ngopi di sudut kafe Tangerang, sambil mengorek catatan dari tumpukan buku sejarah yang selalu menemaninya sejak kecil di rumah penuh percakapan wartawan. Pada 2019, ia meluncur ke dunia menulis, menggabungkan rasa penasaran akan masa lalu dengan adrenalin turnamen e‑sports yang selalu jadi bahan lelucon di antara kami. Sekarang, setiap karyanya terasa seperti cerita lama yang dibalut dengan semangat digital, membuat pembaca betah berlama‑lama mengulik tiap barisnya.