CEO Feyenoord Ungkap Alasan Santiago Gimenez Gagal Transfer ke AC Milan

oleh -0 Dilihat
CEO Feyenoord Ungkap Alasan Santiago Gimenez Gagal Transfer ke AC Milan
CEO Feyenoord Ungkap Alasan Santiago Gimenez Gagal Transfer ke AC Milan

TendanganBebas.com – 01 Mei 2026 | Dalam sebuah wawancara eksklusif, Dennis te Kloese, CEO Feyenoord, membuka tirai proses transfer Santiago Gimenez yang hampir mengukir sejarah dengan kepindahannya ke AC Milan. Kloese menjelaskan secara rinci mengapa kesepakatan yang sempat menggelora di musim panas lalu berakhir tanpa tanda tangan, menyoroti dinamika di balik negosiasi, pemeriksaan medis, serta faktor finansial yang menjadi penghalang utama.

Santiago Gimenez, penyerang asal Argentina yang menorehkan penampilan impresif bersama Feyenoord sejak kedatangannya pada Januari 2023, menjadi incaran klub-klub top Eropa. Kecepatan, kelincahan, dan kemampuan menembus lini pertahanan menjadikannya aset berharga. Prestasinya di Eredivisie, termasuk gol krusial melawan tim-tim papan atas, memicu ketertarikan AC Milan yang tengah mencari opsi penyerang baru untuk memperkuat lini depan.

Selain masalah medis, perbedaan ekspektasi finansial menjadi batu sandungan. Milan menginginkan paket gaji yang lebih tinggi serta klausul bonus yang spesifik, sementara Feyenoord berusaha mempertahankan sebagian besar hak jual untuk mengamankan masa depan klub. Kloese menambahkan, “Kami telah menawarkan struktur pembayaran yang fleksibel, namun Milan tetap menuntut persentase lebih besar dari hak siaran dan penjualan merchandise, yang pada akhirnya tidak dapat kami setujui.”

  • Masalah medis: riwayat cedera otot yang dianggap berisiko tinggi.
  • Persyaratan finansial: perbedaan dalam gaji, bonus, dan hak komersial.
  • Waktu: penutupan jendela transfer yang ketat membuat proses menjadi terburu‑bururu.
  • Kebijakan klub: Feyenoord menolak penurunan nilai jual yang signifikan.

Waktu menjadi faktor krusial. Jendela transfer musim panas hanya memberi sedikit ruang bagi kedua pihak untuk menyelesaikan semua persyaratan. Kloese mengakui, “Kami berada di bawah tekanan waktu yang besar, sehingga setiap perdebatan harus selesai dalam hitungan hari. Pada akhirnya, kami memilih untuk menunda dan menunggu kesempatan lain yang lebih menguntungkan bagi pemain dan klub.”

Reaksi para penggemar beragam. Sebagian kecewa karena menganggap kehilangan peluang memperkuat tim nasional Italia, sementara yang lain menilai keputusan tersebut sebagai langkah bijak untuk melindungi nilai pemain. Di sisi lain, AC Milan harus mencari alternatif lain, yang pada akhirnya mereka temukan dalam bentuk penyerang lain yang lebih sesuai dengan kriteria medis dan keuangan mereka.

Kesimpulannya, kegagalan Santiago Gimenez untuk bergabung dengan AC Milan bukan sekadar satu faktor tunggal, melainkan kombinasi dari hasil pemeriksaan medis yang menimbulkan keraguan, persyaratan keuangan yang tidak dapat disepakati, serta tekanan waktu pada akhir jendela transfer. CEO Feyenoord, Dennis te Kloese, menegaskan komitmen klub untuk terus mengembangkan pemain berbakat dan menunggu peluang transfer yang lebih tepat di masa mendatang.

Tentang Penulis: Caling Innis

Gambar Gravatar
Di antara riuhnya pelabuhan Surabaya, Caling Innis menorehkan jejaknya sebagai reporter yang menelusuri nusantara, mengubah setiap sudut jalan menjadi puisi visual lewat lensa kamera. Ketika senja menutup langit, ia tenggelam dalam dunia sci‑fi, menjemput cahaya imajinasi yang kemudian mengalir dalam tiap laporan yang ia rangkai. Dimulainya pada 2017, ia menganyam cerita‑cerita perjalanan menjadi benang penghubung antara realita dan mimpi, mengajak pembaca menapaki horizon baru.

No More Posts Available.

No more pages to load.