Infantino Tidak Lagi Dukungan, Apa yang Terjadi dengan FIFA?

oleh -0 Dilihat
Infantino Tidak Lagi Dukungan, Apa yang Terjadi dengan FIFA?
Infantino Tidak Lagi Dukungan, Apa yang Terjadi dengan FIFA?

TendanganBebas.com – 05 Agustus 2026 | Peristiwa menarik terjadi di dunia sepak bola, terutama dalam konteks reeleksi Presiden FIFA, Gianni Infantino. Sebulan menjelang pemilihan umum, sejumlah negara di Eropa telah mengundurkan dukungan mereka untuk Infantino sebagai calon presiden FIFA. Diantaranya adalah Swedia, Wales, dan Serbia. Bahkan, Asosiasi Sepak Bola Inggris juga diperkirakan akan mengikuti jejak mereka.

Keputusan ini merupakan hasil dari perdebatan yang telah berlangsung sejak lama. Beberapa negara Eropa telah mengekspos kritik terhadap Infantino dan FIFA. Mereka menyatakan bahwa Infantino tidak lagi relevan sebagai presiden FIFA, terutama setelah beberapa skandal yang melibatkan FIFA.

Baca juga:

Selain itu, beberapa negara juga menuntut perubahan dalam struktur kepengurusan FIFA. Mereka berharap bahwa perubahan ini dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan FIFA.

Baca juga:

Infantino sendiri telah berusaha untuk memantapkan posisinya sebagai presiden FIFA. Ia telah mengadakan beberapa pertemuan dengan negara-negara anggota FIFA untuk memperkuat dukungan mereka. Namun, keputusan negara-negara Eropa untuk mengundurkan dukungan mereka telah membuat Infantino semakin rapuh.

Baca juga:

Bagaimana masa depan Infantino dan FIFA? Apakah keputusan negara-negara Eropa akan berdampak pada reeleksi Infantino? Semua pertanyaan ini akan terjawab dalam waktu dekat. Sementara itu, kita dapat melihat bahwa perubahan besar sedang terjadi di dunia sepak bola.

Baca juga:

Kesimpulan:

Baca juga:

Perubahan politik di dalam FIFA dapat berdampak besar pada masa depan sepak bola. Reeleksi Infantino masih memanas, dan keputusan negara-negara Eropa akan menjadi faktor penting dalam menentukan hasilnya.

Tentang Penulis: Tiban Tampanatu Tampanatu

Gambar Gravatar
Kita dulu sering lihat Tiban ngopi di sudut kafe Tangerang, sambil mengorek catatan dari tumpukan buku sejarah yang selalu menemaninya sejak kecil di rumah penuh percakapan wartawan. Pada 2019, ia meluncur ke dunia menulis, menggabungkan rasa penasaran akan masa lalu dengan adrenalin turnamen e‑sports yang selalu jadi bahan lelucon di antara kami. Sekarang, setiap karyanya terasa seperti cerita lama yang dibalut dengan semangat digital, membuat pembaca betah berlama‑lama mengulik tiap barisnya.