Newcastle Menolak Tawaran £70m dari Arsenal untuk Bruno Guimarães

oleh -0 Dilihat
Newcastle Menolak Tawaran £70m dari Arsenal untuk Bruno Guimarães
Newcastle Menolak Tawaran £70m dari Arsenal untuk Bruno Guimarães

TendanganBebas.com – 04 Agustus 2026 | Premier League champions Newcastle telah menolak tawaran £70m dari Arsenal untuk membeli kapten mereka, Bruno Guimarães. Tawaran ini merupakan langkah formal pertama Arsenal dalam upaya untuk merekrut Guimarães, yang telah menjadi prioritas bagi manajer baru, Mikel Arteta. Guimarães telah tiba di lapangan latihan Newcastle di La Manga setelah liburan pasca-Piala Dunia di Brasil.

Saat ini, Guimarães telah bertemu dengan manajer baru, Matthias Jaissle, untuk pertama kalinya. Perayaan tahun baru di lapangan latihan Newcastle telah menjadi momentum yang tepat bagi Arsenal untuk menyerukan tawaran mereka. Namun, tawaran ini telah ditolak oleh Newcastle, yang tidak ingin melihat Guimarães meninggalkan tim mereka.

Baca juga:

Guimarães telah menjadi salah satu pemain utama Newcastle dalam beberapa musim terakhir dan telah memimpin tim mereka ke kemenangan-kemenangan penting. Ia telah menjadi simbol kekuatan dan identitas tim dan Newcastle tidak ingin melihatnya pergi.

Baca juga:

Arsenal, di sisi lain, telah mengalami beberapa masalah dalam transfer musim ini dan telah menghadapi kesulitan dalam merekrut pemain-pemain bintang. Tawaran mereka untuk Guimarães merupakan langkah yang ambisius, namun Newcastle tidak ingin melihatnya menjadi bagian dari tim mereka.

Baca juga:

Perdebatan antara Arsenal dan Newcastle tentang Guimarães akan terus berlanjut. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa Guimarães telah menjadi salah satu pemain yang paling ditunggu-tunggu dalam transfer musim ini.

Baca juga:
Baca juga:

Tentang Penulis: Tiban Tampanatu Tampanatu

Gambar Gravatar
Kita dulu sering lihat Tiban ngopi di sudut kafe Tangerang, sambil mengorek catatan dari tumpukan buku sejarah yang selalu menemaninya sejak kecil di rumah penuh percakapan wartawan. Pada 2019, ia meluncur ke dunia menulis, menggabungkan rasa penasaran akan masa lalu dengan adrenalin turnamen e‑sports yang selalu jadi bahan lelucon di antara kami. Sekarang, setiap karyanya terasa seperti cerita lama yang dibalut dengan semangat digital, membuat pembaca betah berlama‑lama mengulik tiap barisnya.