TendanganBebas.com – 01 Juli 2026 | Di babak akhir fase penyisihan Grup I, dua laga sekaligus menjadi sorotan utama penggemar sepak bola dunia. Norwegia akan menantang Prancis, sementara Senegal menghadapi Irak. Kedua pertemuan dijadwalkan berlangsung pada pukul 20.00 waktu Inggris (21.00 CEST) dan menjadi penentu siapa yang akan melaju ke putaran berikutnya dalam rangka Piala Dunia 2026.
Berbagi poin yang sama, Norwegia dan Prancis masing-masing mengantongi enam poin setelah lima laga. Kedua tim berada di puncak klasemen, sementara Senegal menempati posisi ketiga dengan empat poin dan Irak berada di dasar klasemen dengan satu poin. Karena selisih poin yang tipis, hasil pertandingan ini berpotensi mengubah susunan final grup.
Norwegia memasuki laga ini dengan kepercayaan diri yang tinggi. Tim asuhan Stig Inge Bjørnebye menampilkan serangan cepat yang dipimpin oleh penyerang muda berbakat, Erling Haaland, yang telah mencetak sejumlah gol penting di kualifikasi. Di lini tengah, Martin Ødegaard berperan sebagai pengatur serangan, sementara pertahanan yang solid dipimpin oleh Kristoffer Ajer. Formasi 4-3-3 yang fleksibel memungkinkan Norwegia untuk menekan lawan sejak menit awal.
Di sisi lain, Prancis datang dengan skuad yang masih menampilkan bintang-bintang kelas dunia. Kylian Mbappé, Antoine Griezmann, dan Olivier Giroud menjadi ancaman utama di lini depan. Pelatih Didier Deschamps mengandalkan keseimbangan antara kecepatan sayap dan kreativitas tengah melalui pemain seperti Paul Pogba dan Adrien Rabiot. Meskipun mengalami beberapa hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya, Prancis tetap menjadi favorit dengan kedalaman skuad yang luar biasa.
Jika kedua tim berakhir imbang, perbedaan selisih gol menjadi faktor penentu. Norwegia memiliki selisih gol +4, sedangkan Prancis unggul +5. Oleh karena itu, Prancis masih memiliki keunggulan kecil yang dapat mereka pertahankan dengan mengamankan setidaknya satu poin. Namun, kemenangan bagi Norwegia akan langsung mengangkat mereka ke posisi puncak, sekaligus menempatkan Prancis pada posisi harus menang besar di laga berikutnya.
Sementara itu, laga antara Senegal dan Irak menjadi ujian mental bagi kedua tim. Senegal, yang dipimpin oleh kapten Sadio Mané (meski tidak lagi menjadi starter utama), menampilkan permainan kolektif yang kuat. Pemain seperti Ismaïla Sarr dan Idrissa Gueye menjadi motor penggerak serangan. Tim asuhan Aliou Cissé berambisi menutup grup di posisi kedua untuk mengamankan tiket langsung ke Piala Dunia 2026.
Irak, di bawah asuhan Paulo Duarte, berjuang keras untuk menghindari kekalahan telak. Meskipun berada di zona degradasi, mereka tetap menargetkan poin penting untuk meningkatkan moral tim. Pemain seperti Mohanad Ali dan Ali Adnan berupaya memberikan perlawanan sengit, meski kualitas skuad masih jauh di bawah standar lawan mereka.
Laga Senegal vs Irak diperkirakan akan berlangsung ketat. Jika Senegal berhasil meraih kemenangan, mereka akan melampaui Irak secara mutlak dan memperbesar peluang melaju. Namun, jika Irak mampu mencuri poin, mereka dapat menambah tekanan pada Senegal, menjadikan dua laga terakhir grup ini sangat menentukan.
Secara keseluruhan, hasil akhir grup I akan memengaruhi alokasi tiket Piala Dunia 2026 untuk zona Eropa dan Afrika. UEFA memiliki 13 tempat langsung, sementara CAF mendapatkan 9 tempat, termasuk slot play‑off. Oleh karena itu, setiap poin sangat berharga, terutama bagi tim-tim yang masih berada di zona menengah klasemen.
Kejutan dan drama di laga penutup grup I menambah antusiasme menjelang turnamen terbesar sepak bola dunia. Penggemar di seluruh dunia menantikan aksi menegangkan, baik di Stadion Wembley maupun di stadion‑stadion lain yang menjadi saksi pertarungan sengit ini.
