TendanganBebas.com – 23 April 2026 | Musim kompetisi 2025/26 untuk Real Sociedad dibuka dengan tantangan besar: mempertahankan keberhasilan setelah kepergian dua figur kunci, Roberto Olabe dan Imanol Alguacil. Namun, akhir pekan lalu klub asal San Sebastián berhasil menambah daftar prestasinya dengan mengangkat trofi keempat Copa del Rey, menegaskan bahwa perjalanan mereka masih jauh dari selesai.
Kemenangan tersebut diraih setelah pertempuran sengit melawan lawan berat di final yang berlangsung di Stadion La Cartuja, Sevilla. Real Sociedad mengendalikan tempo permainan sejak menit pertama, memanfaatkan kecepatan sayap kiri dan kreativitas tengah lapangan. Gol pembuka datang dari serangan balik cepat, dipimpin oleh striker muda Alvaro Odriozola yang menembus pertahanan lawan dan menyelesaikan dengan tembakan kaki kanan yang menempel di sudut atas gawang.
Setelah gol pertama, tim lawan mencoba meningkatkan tekanan, namun pertahanan Real Sociedad tetap solid berkat kepemimpinan kapten, Andoni Zubizarreta, yang mengatur lini belakang serta membantu dalam fase transisi. Pada menit ke-68, assist dari gelandang kreatif, Mikel Oyarzabal, memicu gol kedua yang memastikan keunggulan tak terbantahkan.
Keberhasilan ini bukan sekadar hasil dari satu pertandingan. Di baliknya terdapat kebijakan manajerial yang matang, di mana pelatih baru, Xabi Alonso, berhasil menyesuaikan taktik tim setelah kepergian dua arsitek utama. Ia mengandalkan sistem permainan berbasis penguasaan bola tinggi, memanfaatkan kedalaman skuad yang telah dibangun selama beberapa musim terakhir.
Beberapa faktor kunci yang berkontribusi pada kemenangan Copa del Rey antara lain:
- Ketangguhan mental pemain muda yang diberikan kesempatan bermain di panggung besar.
- Strategi rotasi pemain yang cermat, menjaga kebugaran inti tim sepanjang kompetisi.
- Dukungan penuh dari suporter yang selalu mengisi stadion dengan sorakan berirama.
Selain gelar Copa del Rey, Real Sociedad juga menyiapkan diri untuk tantangan selanjutnya di Liga Spanyol. Dengan jadwal pertandingan yang padat, klub menargetkan posisi papan atas dan peluang masuk ke kompetisi Eropa. Manajer teknis menegaskan bahwa fokus utama tetap pada konsistensi performa, bukan sekadar merayakan satu trofi.
Kepergian Roberto Olabe dan Imanol Alguacil sempat menimbulkan keraguan di kalangan pengamat. Olabe, yang dikenal sebagai arsitek taktik defensif, dan Alguacil, yang mengasah mentalitas menyerang, memang memberikan kontribusi signifikan pada periode sebelumnya. Namun, keberhasilan Real Sociedad dalam meraih Copa del Rey membuktikan bahwa klub mampu beradaptasi dan menemukan identitas baru tanpa kehadiran mereka.
Para penggemar kini menantikan bagaimana Real Sociedad akan menavigasi sisa musim. Dengan skuad yang masih muda namun berpengalaman, harapan untuk menambah koleksi trofi domestik maupun internasional tampak realistis. Jika tim mampu menjaga konsistensi, masa depan cerah menanti klub yang kini kembali mengukir sejarah.
Kesimpulannya, Real Sociedad telah membuktikan bahwa kehilangan dua arsitek utama tidak menghalangi ambisi mereka. Dengan Copa del Rey sebagai bukti, klub berada di jalur yang tepat untuk meraih prestasi lebih tinggi di musim mendatang.







