TendanganBebas.com – 02 Agustus 2026 | Tottenham Hotspur menorehkan kemenangan dramatis melawan Chelsea dengan skor akhir 2-1 dalam laga persahabatan Sydney Super Cup yang digelar pada Minggu malam di Sydney. Gol penentu kemenangan dicetak oleh penyerang Brasil, Richarlison, pada menit ke-92, tepat setelah peluit tambahan ditiup, menjadikannya Richarlison late winner yang mengukir sejarah di lapangan Australia.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, kedua tim menampilkan pola serangan yang cepat. Tottenham, yang menurunkan skuad kombinasi antara pemain inti dan beberapa pemain muda, berusaha mengendalikan lini tengah melalui kontrol bola yang cermat. Sementara itu, Chelsea menyiapkan formasi 4-3-3 yang menekankan tekanan tinggi pada lini pertahanan Spurs.
Pada menit ke-23, Tottenham berhasil membuka keunggulan lewat serangan balik yang dipimpin oleh Dejan Kulusevski. Kulusevski menerima umpan silang dari Destiny Udogie, mengeksekusi tendangan satu sentuhan yang melesat ke sudut kanan gawang, namun berhasil ditangkis oleh kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga. Kesempatan tersebut menjadi sinyal bahwa kedua tim siap bersaing secara seimbang.
Kejadian penting pertama terjadi pada menit ke-38 ketika Kevin Danso, bek tengah Chelsea, menerima kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap pemain Tottenham. Keputusan wasit menyingkirkan Danso, memberi Tottenham keunggulan angka dalam pertandingan. Meskipun demikian, Chelsea tetap menunjukkan ketangguhan mental, berusaha mengimbangi kekurangan satu pemain dengan pergeseran taktik menjadi lebih kompak di lini belakang.
Gol pertama akhirnya tercipta pada menit ke-55. Penyerang asal Brasil, Richarlison, memanfaatkan ruang di area penalti setelah menerima umpan pendek dari Harry Kane. Dengan kecepatan dan kelincahan khasnya, Richarlison berhasil menembus pertahanan Chelsea dan menaklukkan kiper Kepa dengan tembakan ke sudut bawah kanan, membawa Tottenham unggul 1-0.
Setelah gol pertama, Chelsea tidak menyerah. Di menit ke-71, Mason Mount mengirimkan bola ke sisi kiri, di mana Christian Pulisic menerima umpan dan menembus pertahanan Spurs. Pulisic mengeksekusi tendangan lurus ke sudut kiri atas yang memaksa penjaga gawang Tottenham, Hugo Lloris, melakukan penyelamatan berbahaya. Sayangnya, bola masih berada di dalam kotak penalti, namun tidak menghasilkan gol.
Kebuntuan berlanjut hingga menit ke-81, ketika Chelsea akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Penyerang muda, Armando Broja, memanfaatkan kebobolan pertahanan Tottenham yang terdesak. Broja menerima umpan silang dari Reece James, dan dengan gerakan kepala yang tepat, mengarahkan bola ke jaring, menjadikan skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyamaran, kedua tim meningkatkan intensitas serangan. Tottenham kembali memanfaatkan kecepatan sayap, sementara Chelsea mengandalkan serangan kombinasi di tengah lapangan. Namun, jam pertandingan terus berjalan, dan pada menit tambahan pertama, Richarlison kembali menjadi pahlawan. Ia menerima umpan dari Heung-Min Son di sisi kanan lapangan, menembus area pertahanan Chelsea, dan mengeksekusi tendangan keras ke sudut kanan atas. Gol tersebut menjadi Richarlison late winner yang memastikan Tottenham meraih kemenangan 2-1.
Pertandingan berakhir dengan sorakan penonton yang mengapresiasi aksi menegangkan. Kemenangan ini memberikan dorongan moral bagi Tottenham menjelang kompetisi resmi musim depan, terutama setelah mengatasi situasi bermain dengan 10 pemain sejak pengusiran Danso. Di sisi lain, Chelsea harus mengevaluasi penampilan mereka, terutama dalam mengelola permainan defensif tanpa pemain kunci mereka.
Berikut rangkuman statistik penting pertandingan:
- Skor akhir: Tottenham Hotspur 2-1 Chelsea
- Goal scorer: Richarlison (55′, 92′), Armando Broja (81′)
- Kartu merah: Kevin Danso (Chelsea, 38′)
- Penguasaan bola: Tottenham 54% – Chelsea 46%
- Tembakan ke gawang: Tottenham 7 – Chelsea 5
Secara keseluruhan, Sydney Super Cup memberikan panggung bagi kedua klub untuk menguji taktik dan formasi sebelum memasuki fase kompetisi domestik. Richarlison late winner menjadi momen yang akan dikenang oleh pendukung Tottenham, sekaligus menambah reputasi pemain asal Brazil tersebut sebagai penyerang yang mampu memanfaatkan momen krusial.
Dengan hasil ini, Tottenham menutup tur persahabatan mereka dengan catatan positif, sementara Chelsea harus kembali ke pelatihan untuk memperbaiki kekurangan yang terlihat pada pertandingan ini.

