TendanganBebas.com – 04 Juni 2026 | Amadou Onana, gelandang tengah asal Belgia yang berkarier di Aston Villa, kembali menarik perhatian publik setelah tampil sebagai bek tengah dalam pertandingan uji coba internasional yang berakhir dengan kemenangan 2-0 melawan Kroasia. Penampilan tersebut menegaskan fleksibilitas taktis yang dimiliki pemain berusia 23 tahun ini, sekaligus menambah opsi strategis bagi pelatih Timnas Belgia menjelang Piala Dunia 2026.
Dalam laga persahabatan tersebut, Onana tidak hanya beradaptasi dengan peran baru di lini pertahanan, tetapi juga menunjukkan kemampuan membaca permainan, mengeksekusi tekel bersih, serta membantu dalam fase serangan balik. Meskipun posisi aslinya adalah gelandang bertahan, ia mengakui tidak ada masalah jika diminta bermain di posisi lain selama itu menguntungkan tim. “Jika pelatih meminta saya menjadi bek, saya akan melakukannya. Tujuan utama saya adalah membantu Belgia meraih hasil terbaik,” ungkap Onana kepada media sesudah pertandingan.
Fleksibilitas yang ditunjukkan Onana bukanlah hal yang baru dalam kariernya. Sejak bergabung dengan Aston Villa pada musim panas 2022, ia sering kali dipindahkan antara lini tengah dan pertahanan dalam skema taktik manajer klub. Pengalaman bermain di Premier League, yang dikenal dengan intensitas fisik dan kecepatan tinggi, telah melatihnya menjadi pemain yang serba bisa, mampu menyesuaikan diri dengan berbagai formasi, mulai dari 4-3-3 tradisional hingga sistem tiga bek yang lebih modern.
Keputusan untuk menguji Onana sebagai bek tengah dalam laga melawan Kroasia juga dipandang sebagai langkah strategis oleh pelatih Timnas Belgia, Roberto Martinez. Tim Belgia saat ini tengah menyusun skuad yang seimbang antara generasi veteran dan talenta muda menjelang fase kualifikasi Piala Dunia. Dengan menambahkan Onana ke dalam opsi lini pertahanan, Martinez berharap dapat mengatasi potensi cedera atau suspensi pemain inti, sekaligus memperkaya variasi taktik selama turnamen.
Berikut beberapa poin penting yang menyoroti mengapa Onanda menjadi kandidat kuat untuk peran bek di Piala Dunia 2026:
- Kekuatan fisik dan kecepatan: Onana memiliki postur tinggi (1,92 m) dan daya ledakan yang memadai untuk mengatasi serangan lawan baik di udara maupun di tanah.
- Kemampuan menekan dan mengintersep: Statistik musim lalu menunjukkan rata-rata tiga intersepsi per pertandingan, menandakan kecerdasan membaca permainan.
- Pengalaman di level tertinggi: Penampilannya di Premier League memberi ia eksposur terhadap striker kelas dunia, mempersiapkannya untuk tantangan internasional.
- Versatilitas taktis: Dapat beroperasi dalam formasi 4-4-2, 3-5-2, maupun 4-3-3, menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim.
Selain aspek taktis, keputusan Onana untuk menerima peran bek juga dipengaruhi oleh ambisi pribadi. Ia menyatakan bahwa menambah pengalaman di lini pertahanan dapat meningkatkan nilai pasar serta memperpanjang kariernya di level tertinggi. “Saya ingin menjadi pemain yang dapat dipercaya di berbagai posisi. Itu akan memberi saya keunggulan kompetitif di klub maupun timnas,” kata Onana dalam wawancara eksklusif.
Penggemar Belgia menyambut baik fleksibilitas ini. Di media sosial, banyak yang menilai bahwa kehadiran Onana di lini pertahanan dapat menjadi solusi bagi masalah kekurangan bek tengah yang stabil setelah pensiun beberapa pemain senior. Sementara itu, analis sepakbola menilai bahwa kehadiran seorang pemain yang dapat beralih antara gelandang dan bek akan memberikan keuntungan dalam mengatur tempo permainan serta menutup celah ruang di lini belakang.
Namun, tantangan tetap ada. Adaptasi penuh ke posisi bek memerlukan pemahaman taktik yang lebih dalam, terutama dalam mengelola ruang zona dan komunikasi dengan bek sayap serta bek kiri. Martinez diperkirakan akan memberikan sesi tambahan di kamp pelatihan untuk memastikan Onana tidak hanya sekadar mengisi posisi, tetapi juga menguasai peran tersebut secara menyeluruh.
Menjelang fase kualifikasi UEFA, Timnas Belgia dijadwalkan menggelar beberapa laga uji coba lagi, termasuk pertandingan melawan Belanda dan Portugal. Jika Onana terus menunjukkan performa positif, peluangnya untuk masuk dalam skuad akhir Piala Dunia 2026 akan semakin kuat. Keputusan akhir tentu bergantung pada penilaian Martinez serta kondisi kebugaran pemain lain menjelang turnamen.
Kesimpulannya, Amadou Onana telah memperlihatkan kesiapan mental dan fisik untuk beralih menjadi bek demi kepentingan Timnas Belgia. Fleksibilitasnya tidak hanya memperkaya pilihan taktik tim, tetapi juga menambah dimensi baru pada skuad yang tengah menyiapkan diri menghadapi tantangan terbesar dalam sepakbola internasional, yaitu Piala Dunia 2026.
