Dembélé hat-trick, Prancis Hancurkan Norwegia dan Kuasai Grup I

oleh -0 Dilihat

TendanganBebas.com – 01 Juli 2026 | Dalam laga pekan ketiga Grup I kualifikasi Piala Dunia, tim nasional Prancis menorehkan kemenangan telak 4-1 atas Norwegia. Penampilan bintang sayap kiri Ousmane Dembélé menjadi sorotan utama, karena ia mencetak hat-trick yang mengokohkan posisi Prancis di puncak klasemen.

Sejak peluit pertama, Prancis menampilkan permainan menyerang yang cepat dan terkoordinasi. Pada menit ke-12, Dembélé membuka skor dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang menembus jaring gawang penyerang Norwegia. Gol pertama ini tidak hanya menambah kepercayaan diri tim, tetapi juga memaksa lawan untuk bermain lebih defensif.

Baca juga:

Tujuh menit kemudian, bek tengah Prancis, Raphaël Varane, memperpanjang keunggulan dengan sundulan dari tendangan sudut. Namun, serangan Prancis belum berakhir. Pada menit ke-30, Dembélé kembali memanfaatkan kelemahan pertahanan Norwegia dan menambahkan gol keduanya melalui dribbling tajam yang melewati dua pemain lawan sebelum mengeksekusi finishing ke sudut atas gawang.

Norwegia berhasil meredam tekanan dengan gol balasan pada menit ke-38. Penyerang mereka, Erling Haaland, memanfaatkan kesalahan penguasaan bola di area penalti dan menyelesaikannya dengan satu sentuhan, mengurangi selisih menjadi 2-1 sebelum jeda.

Baca juga:

Setelah jeda, Prancis kembali mengendalikan permainan. Pada menit ke-55, Kylian Mbappé menambah satu lagi untuk tim Asal Paris Saint-Germain, menembak bola dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan silang yang akurat. Skor kini menjadi 3-1, dan Dembélé tidak berhenti di situ. Pada menit ke-73, ia menutup hat-trick-nya dengan gol kelima, mengonversi peluang penalti setelah pelanggaran di dalam kotak area.

Gol keempat Prancis datang pada menit ke-81 melalui Antoine Griezmann, yang memanfaatkan ruang di sisi kanan lapangan untuk melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang. Dengan hasil akhir 4-1, Prancis mengukuhkan diri sebagai pemuncak klasemen Grup I, sementara Norwegia mencatatkan kekalahan kedua dalam 19 pertandingan internasional terakhir mereka.

Baca juga:

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, memuji penampilan timnya, khususnya Dembélé yang menampilkan ketajaman akhir yang luar biasa. “Kami melihat kombinasi kecepatan, teknik, dan keputusan yang tepat dari para pemain. Dembélé hat-trick hari ini menunjukkan bahwa ia siap menjadi pemain kunci dalam turnamen besar,” ujar Deschamps usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, menilai bahwa timnya masih harus memperbaiki konsistensi pertahanan. “Kami belajar dari kekalahan ini. Kami harus lebih disiplin dalam menutup ruang dan mengurangi kesalahan yang memberi peluang kepada lawan,” katanya.

Baca juga:

Statistik pertandingan menegaskan dominasi Prancis: penguasaan bola 62%, tembakan ke gawang 14 kali dengan 8 di antaranya mengarah ke gawang, serta 3 kali pelanggaran yang berujung pada tendangan penalti. Norwegia, di sisi lain, hanya mencatatkan 3 tembakan ke gawang dan 5 pelanggaran.

Berikut rangkuman gol dalam pertandingan:

Baca juga:
  • 12′ – Ousmane Dembélé (Prancis)
  • 19′ – Raphaël Varane (Prancis)
  • 30′ – Ousmane Dembélé (Prancis)
  • 38′ – Erling Haaland (Norwegia)
  • 55′ – Kylian Mbappé (Prancis)
  • 73′ – Ousmane Dembélé (penalti) (Prancis)
  • 81′ – Antoine Griezmann (Prancis)

Kemenangan ini tidak hanya memperkuat posisi Prancis di grup, tetapi juga menambah kepercayaan diri menjelang fase knockout. Dengan selisih gol +3 dan poin maksimal, tim Les Bleus kini berada dalam posisi yang menguntungkan untuk melaju ke babak selanjutnya.

Norwegia harus bangkit cepat untuk mengembalikan moral dan memperbaiki performa mereka di laga berikutnya. Jika mereka gagal mengumpulkan poin, peluang mereka untuk lolos ke fase berikutnya akan semakin tipis.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menegaskan kualitas serangan Prancis dan kemampuan Dembélé dalam mengubah momen menjadi gol krusial. Dengan Dembélé hat-trick, Prancis menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim favorit, melainkan tim yang siap menantang lawan-lawan kuat di turnamen terbesar dunia.

Tentang Penulis: Tiban Tampanatu Tampanatu

Gambar Gravatar
Kita dulu sering lihat Tiban ngopi di sudut kafe Tangerang, sambil mengorek catatan dari tumpukan buku sejarah yang selalu menemaninya sejak kecil di rumah penuh percakapan wartawan. Pada 2019, ia meluncur ke dunia menulis, menggabungkan rasa penasaran akan masa lalu dengan adrenalin turnamen e‑sports yang selalu jadi bahan lelucon di antara kami. Sekarang, setiap karyanya terasa seperti cerita lama yang dibalut dengan semangat digital, membuat pembaca betah berlama‑lama mengulik tiap barisnya.