Keraguan AC Milan pada Oliver Glasner Perpanjang Proses Pengambilan Keputusan

oleh -0 Dilihat

TendanganBebas.com – 10 Juni 2026 | AC Milan kembali berada di persimpangan jalan penting menjelang musim baru Serie A. Meskipun pelatih Austria Oliver Glasner telah menyatakan kesiapan dan keinginannya untuk memimpin tim merah-putih, sejumlah keraguan internal memperlambat proses keputusan resmi klub. Dua poin utama yang menjadi sorotan adalah gaya pressing yang diusung oleh Glasner serta catatan historis pelatih asing di liga Italia.

Oliver Glasner, yang sebelumnya melatih tim-tim di Bundesliga seperti VfL Wolfsburg, dikenal dengan taktik yang menekankan tekanan tinggi dan pergerakan cepat bola. Namun, sebagian eksekutif dan pengamat sepak bola menganggap bahwa pendekatan tersebut belum terbukti konsisten di level Serie A, dimana intensitas taktis dan ketahanan fisik pemain sering kali berbeda dengan kompetisi di Jerman.

Baca juga:

Berbagai pihak di dalam organisasi Milan, termasuk direktur teknik dan manajer umum, menyatakan keprihatinan terkait adaptasi gaya permainan ini terhadap pemain inti klub. Misalnya, pemain bertahan berpengalaman seperti Alessandro Romagnoli dan Fikayo Tomori dipertanyakan kesanggupannya menyesuaikan diri dengan tekanan berkelanjutan selama 90 menit. Di sisi lain, pemain serang seperti Rafael Leão dan Lautaro Martínez memiliki kebebasan bergerak yang dapat bersinergi dengan taktik menekan, namun tetap memerlukan dukungan defensif yang solid.

Selain pertanyaan taktis, sejarah pelatih asing di Serie A menjadi faktor penting lainnya. Sejak awal dekade ini, hanya sedikit pelatih non-Italia yang berhasil menorehkan prestasi signifikan di liga tersebut. Contoh paling menonjol adalah Pep Guardiola di Manchester City yang belum pernah mengelola tim Serie A, serta beberapa kegagalan seperti Roberto Mancini (yang sebenarnya Italia) di Inter, atau bahkan keberhasilan terbatas seperti Maurizio Sarri (Italia) yang pindah ke Juventus. Kegagalan tersebut menumbuhkan sikap skeptis terhadap kemampuan Glasner untuk menaklukkan tantangan budaya dan bahasa yang unik di Italia.

Baca juga:

Berikut ini rangkuman utama keraguan yang diungkapkan oleh sumber internal AC Milan:

  • Gaya Pressing Tinggi: Kekhawatiran bahwa pemain tidak memiliki kebugaran optimal untuk mengeksekusi tekanan terus-menerus selama seluruh pertandingan.
  • Adaptasi Taktik: Perlu penyesuaian taktik yang signifikan untuk memanfaatkan kualitas pemain saat ini, terutama di lini tengah.
  • Pengalaman di Serie A: Tidak ada rekam jejak langsung di liga Italia, sehingga risiko kegagalan taktik dianggap tinggi.
  • Komunikasi Bahasa: Kemampuan berbahasa Italia masih terbatas, yang dapat mempengaruhi penyampaian instruksi di lapangan.

Meski demikian, ada pula argumen yang mendukung penunjukan Oliver Glasner. Pendukungnya menilai bahwa pendekatan modern dan inovatif yang dibawanya dapat menjadi penyegar bagi tim yang selama ini mengandalkan taktik tradisional. Selain itu, keberhasilan Glasner di Wolfsburg, termasuk penampilan konsisten di kompetisi Eropa, menunjukkan bahwa ia mampu menyesuaikan strategi dengan sumber daya yang ada.

Baca juga:

Para analis juga mencatat bahwa AC Milan sedang berada dalam fase transisi roster, dengan beberapa pemain kunci yang akan meninggalkan klub pada akhir musim ini. Dalam konteks tersebut, menambahkan pelatih dengan visi jangka panjang dapat memberi stabilitas dan arah baru. Namun, keputusan akhir tetap harus mempertimbangkan risiko jangka pendek, terutama dalam persaingan ketat Serie A yang dimulai dalam hitungan minggu.

Sejumlah sumber internal mengungkapkan bahwa manajemen klub sedang melakukan evaluasi mendalam, termasuk pertemuan pribadi antara Oliver Glasner dan Presiden Paolo Maldini. Diskusi tersebut mencakup tidak hanya aspek taktik, tetapi juga visi pembangunan akademi dan integrasi pemain muda ke skuad utama. Jika kesepakatan tercapai, langkah selanjutnya adalah menegosiasikan kontrak jangka panjang yang mencakup klausul performa.

Baca juga:

Secara keseluruhan, AC Milan berada pada posisi yang menantang: antara kebutuhan akan pembaruan taktis dan keengganan untuk mengambil risiko besar. Keputusan akhir akan menjadi penentu apakah klub akan melanjutkan tradisi keberhasilan atau harus memulai babak baru dengan pendekatan yang lebih progresif.

Dengan tekanan yang terus meningkat dari para pendukung dan media, AC Milan diharapkan memberikan jawaban definitif dalam waktu dekat. Apapun keputusan yang diambil, dampaknya akan terasa tidak hanya pada performa tim di lapangan, tetapi juga pada reputasi klub dalam menarik pelatih asing berkualitas di masa depan.

Baca juga:

Tentang Penulis: Kolbe Lenard

Gambar Gravatar
Di antara deru mesin dan gemerisik bulu kucing, Kolbe Lenard menenun kata‑kata menjadi jejak digital yang mengalir dari Semarang. Tahun 2020 menjadi titik tolak, ketika hobi menulisnya beralih dari catatan pribadi menjadi panggung blog yang memikat. Kini, tiap tulisan ia layangkan seperti cahaya rembulan, menginspirasi pembaca menapaki jalan impian mereka dengan semangat yang tak pernah padam.